Remaja 13 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Kapuas Sanggau, Polisi Ingatkan Bahaya Musim Kemarau

Seorang remaja perempuan berusia 13 tahun berinisial MRS ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Kapuas, Desa Belangin, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, pada Senin (24/8/2026).
admin
Penulis / Reporter: admin
⏱️ 2 menit baca
πŸ‘οΈ 0 kali dibaca
Bagikan: πŸ’¬ WhatsApp πŸ“˜ Facebook 𝕏 Post ✈️ Telegram

Seorang remaja perempuan berinisial MRS (13), warga Dusun Sumber Baru, Desa Belangin, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Kapuas pada Senin, 24 Agustus 2026. Peristiwa tragis ini terjadi di kawasan Sungai Obak, Desa Belangin, ketika korban sedang bermain air bersama dua orang rekan sebayanya.

πŸ“‘ Daftar Isi Artikel

Kronologi Kejadian di Sungai Obak

Berdasarkan informasi yang dihimpun pihak kepolisian, korban bersama dua temannya berangkat dari rumah mereka di Dusun Sumber Baru sekitar pukul 09.00 WIB. Ketiganya menuju kawasan Sungai Obak dengan tujuan mandi dan bermain di aliran Sungai Kapuas yang sedang mengalami pendangkalan akibat musim kemarau.

Setibanya di lokasi, mereka bermain di atas bebatuan yang muncul di tengah aliran sungai karena air yang surut. Di tengah aktivitas tersebut, korban diduga terpeleset hingga jatuh ke bagian sungai yang lebih dalam. Salah seorang teman korban yang melihat kejadian itu langsung bergegas meminta pertolongan kepada warga sekitar.

Proses Pencarian dan Pemeriksaan Medis

Warga setempat bersama-sama melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Sekitar pukul 10.45 WIB, korban berhasil ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri, dan nyawanya tidak tertolong saat ditemukan warga.

Tim medis dari Puskesmas Belangin Tiga segera melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah korban. Petugas medis Puskesmas Belangin Tiga, Dini Septianingsih, A.Md.Kep., menyatakan bahwa tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban meninggal dunia diduga akibat gangguan pernapasan karena kekurangan oksigen setelah tenggelam.

Imbauan Kepolisian Terkait Keselamatan Sungai

Kapolsek Kapuas Iptu Marianus, S.H., menjelaskan bahwa pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi, berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Sanggau, serta menghimpun keterangan dari para saksi dan pihak keluarga. Pihaknya menegaskan bahwa kondisi sungai saat musim kemarau kerap mengecoh masyarakat karena terlihat lebih aman dengan permukaan air yang surut.

“Kondisi sungai pada musim kemarau dapat terlihat lebih aman karena permukaan air surut, namun tetap menyimpan risiko berupa perubahan kedalaman, arus, maupun bagian dasar sungai yang licin dan tidak terlihat. Kami mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih mengawasi anak-anak ketika beraktivitas di sekitar sungai,” ujar Iptu Marianus.

Pihak keluarga korban telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukannya autopsi pada jenazah. Setelah seluruh rangkaian penanganan selesai, jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di rumah duka. Sebagai langkah pencegahan, Polsek Kapuas berencana mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas bersama Babinsa dan pemerintah desa untuk terus memberikan edukasi keselamatan kepada masyarakat.


Sumber informasi: Kabar Sanggau (Pemerintah Kabupaten Sanggau)


Eksplorasi konten lain dari Sanggau Informasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

✍️ Laporkan Kesalahan / Usulkan Koreksi Artikel

Menemukan kekeliruan fakta, penulisan, atau sumber pada artikel ini? Laporkan kepada tim redaksi kami:

Suka artikel ini? Bagikan kepada teman: πŸ’¬ WhatsApp πŸ“˜ Facebook 𝕏 Post ✈️ Telegram
admin
DITULIS OLEH

admin

Jurnalis Sanggauinformasi.com yang meliput berbagai informasi masyarakat, pemerintahan, ekonomi, pendidikan, sosial, dan peristiwa di Kabupaten Sanggau.

Lihat semua artikel oleh admin β†’
🏠 Home πŸ“‘ Radar 24H πŸ“’ Iklan Baris