Lompat ke konten

Rapat Koordinasi Karhutla Parindu: Lintas Sektor Bersatu Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan

  • oleh

Parindu, 14 Agustus 2026 — Upaya mencegah terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus diperkuat di Kecamatan Parindu. Pemerintah Kecamatan bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), pemerintah desa, tokoh adat, pemadam kebakaran, serta pihak perusahaan menggelar Rapat Koordinasi Karhutla di Gedung Pertemuan Kecamatan Parindu, Jumat (14/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB hingga 16.30 WIB tersebut menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah dalam menghadapi potensi Karhutla, khususnya di tengah kondisi musim kemarau.

Rapat dihadiri oleh Camat Parindu Ancip Sebastianus, S.A.P., Kapolsek Parindu AKP Sutono, Danramil Parindu Kapten Inf Joko Budi, Ketua Damkar Kecamatan Parindu Heri Wijaya, S.H., Manager Humas PT SIA Kunhardadi, 14 kepala desa se-Kecamatan Parindu, serta 14 Temenggung Adat se-Kecamatan Parindu.

AKP Sutono Kapolsek Parindu ketika berpidato

Kapolsek: Jangan Menunggu Api Membesar

Dalam rapat tersebut, Kapolsek Parindu AKP Sutono menegaskan bahwa penanggulangan Karhutla tidak bisa hanya dilakukan ketika kebakaran sudah terjadi. Pencegahan harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, kondisi saat ini membutuhkan kewaspadaan dan kerja sama dari semua pihak agar kebakaran hutan dan lahan tidak terjadi di wilayah Kecamatan Parindu.

“Kita tidak dapat berdiam diri. Mari kita bersama-sama melakukan penanggulangan dan menekan jangan sampai terjadi Karhutla di Kecamatan Parindu,” tegasnya.

AKP Sutono juga menekankan bahwa Polri tidak melarang masyarakat untuk berladang. Namun, dalam kondisi kemarau panjang seperti saat ini, masyarakat diminta lebih berhati-hati dan menunda aktivitas pembakaran lahan.

Ia meminta para kepala desa dan Temenggung Adat untuk aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai risiko pembakaran lahan selama musim kemarau.

Para undangan

Kabut Asap Berdampak Luas

Menurut Kapolsek, dampak Karhutla tidak hanya berkaitan dengan kerusakan lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat.

Kabut asap akibat kebakaran dapat menyebabkan kualitas udara memburuk dan mengganggu kesehatan, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan. Kondisi tersebut bahkan dapat berdampak terhadap aktivitas pendidikan apabila kualitas udara sudah berada pada tingkat yang tidak sehat.

Karena itu, pencegahan sejak dini dinilai jauh lebih penting daripada melakukan penanganan setelah kebakaran meluas.

Sosialisasi Surat Edaran Menteri LH/BPLH

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Parindu juga menyampaikan Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (LH/BPLH) Nomor 16 Tahun 2026.

Salah satu poin yang ditekankan adalah perlunya kebijakan daerah untuk melarang pembukaan lahan dengan cara membakar, serta melakukan moratorium terhadap peraturan daerah yang memperbolehkan pembukaan lahan dengan cara membakar.

Surat edaran tersebut juga diharapkan dapat menjadi dasar penguatan sosialisasi kepada masyarakat di tingkat desa.

Kapolsek meminta seluruh kepala desa dan Temenggung Adat se-Kecamatan Parindu untuk menyampaikan imbauan tersebut kepada masyarakat, khususnya agar tidak melakukan pembakaran lahan selama kondisi kemarau seperti saat ini.

Pencegahan Dimulai dari Desa

Rapat koordinasi ini juga memperkuat peran pemerintah desa dan lembaga adat sebagai ujung tombak dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.

Dengan melibatkan 14 kepala desa dan 14 Temenggung Adat se-Kecamatan Parindu, diharapkan pesan pencegahan Karhutla dapat diteruskan secara langsung hingga ke tingkat masyarakat.

Kolaborasi antara pemerintah, TNI-Polri, pemadam kebakaran, perusahaan, pemerintah desa, tokoh adat dan masyarakat menjadi kunci untuk menjaga wilayah Parindu tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.


Eksplorasi konten lain dari Sanggau Informasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Dalam era digital yang terus berkembang, keberadaan media online independen semakin penting untuk memberikan informasi yang terpercaya dan up-to-date. Salah satu platform yang berkontribusi memberikan informasi valid di Kabupaten Sanggau adalah SanggauInformasi.com. Media ini telah muncul sebagai sumber informasi yang memuat berita mengenai pejabat, politik, kepala desa, artis, tokoh masyarakat, serta informasi barang dan jasa.

Free counters!

Jam Dinas

Start online 2019. Powered By Jason Agency.
Hosting By Hostinger.