Lompat ke konten

Pro dan Kontra Pilkada Dipilih DPRD: Antara Efisiensi dan Kehendak Rakyat

  • oleh

Mayoritas Publik Menolak Pilkada via DPRD

Di tengah sikap terbuka pemerintah, hasil survei LSI Denny JA justru menunjukkan penolakan publik yang cukup signifikan terhadap sistem pilkada tidak langsung. Survei tersebut mencatat 67,1 persen masyarakat kurang setuju atau sama sekali tidak setuju jika kepala daerah dipilih oleh DPRD. Hanya 29,9 persen responden yang menyatakan setuju.

Survei ini dilakukan pada 1.200 responden dengan metode multistage random sampling pada 19–20 Oktober 2025. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka, bukan via telepon atau media sosial, sehingga dinilai merepresentasikan opini masyarakat Indonesia secara akurat.

Menariknya, penolakan ini juga datang dari mayoritas pemilih Presiden Prabowo pada Pilpres 2024. Hal ini menandakan bahwa resistensi terhadap pilkada via DPRD bukan semata sikap oposisi politik, melainkan cerminan kekhawatiran publik terhadap potensi berkurangnya peran rakyat dalam menentukan pemimpinnya.

Laman: 1 2 3 4 5

Dalam era digital yang terus berkembang, keberadaan media online independen semakin penting untuk memberikan informasi yang terpercaya dan up-to-date. Salah satu platform yang berkontribusi memberikan informasi valid di Kabupaten Sanggau adalah SanggauInformasi.com. Media ini telah muncul sebagai sumber informasi yang memuat berita mengenai pejabat, politik, kepala desa, artis, tokoh masyarakat, serta informasi barang dan jasa.

Free counters!

Jam Dinas

Start online 2019. Powered By Jason Agency.
Hosting By Hostinger.

Eksplorasi konten lain dari Sanggau Informasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca