Simpang Ampar, 3 Oktober 2021. Pertemuan sangat santai sekali di pondok kebun pak Thadeus Yus , S.H,. M. PA dosen Untan, pertemuan para pengurus CDOB kedua di tahun 2021 ini membahas Publiskasi Kalender menindak lanjuti pertemuan pertama di Embangai bagaimana mendapat dukungan dari masyarakat 5 kecamatan calon DOB Tayan.

Acara rapat sederhana di buka oleh Sekum CDOB Tayan Acam, SE yang maparkan pertemuan santai ini hanya membahas 1 perihal saja yaitu publis kalender yang akan memiliki dua versi untuk model kalender rumah tangga dan model kalender untuk perkantoran/office.

“Pertemuan ini sudah disepakati dan disetujui ketua umum Losianus, S.Pd.M.Si, untuk membahas 1 agenda saja, yaitu publis Kalender, bentuknya seperti apa, gambarnya apa saja yang ditampilkan, apa pesan yang kita akan sampaikan, feedback yang diharapkan seperti apa? ini yang kita bahas dan harus jelas, sehingga konsep yang akan diterapkan sinkron dengan harapan CDOB Tayan. Kita menyatukan visi dan ide hari ini” begitu pembukaan yang disampaikan Sekum CDOB Tayan Acam, SE.

Dalam pemaparan pertemuan kedua ini pak Sekum juga menjelaskan saat ini kita semua sedang menunggu RPP (Rancangan Peraturan Pemerintah) menjadi PP (Peraturan Pemerintah) untuk bisa merealisasikan DOB Tayan. Suatu CDOB bisa dimekarkan harus memiliki indikasi :

  1. Dukungan dari masyarakat setempat
  2. Lembaga-lembaga yang berada di kawasan CDOB
  3. Kemampuan daerah tersebut
  4. Peluang-peluang bisnis serta cadang-cadangan yang tersedia (Ini adalah patokan utama sumber PAD)
    Dalam pembuatan kalender maka yang harus disuguhkan adalah Potensi Daerah CDOB Tayan.

Selanjutnya informasi dari ketua umum CDOB Tayan Losianus, S.Pd.M.Si yang mengucapkan terimakasih atas kedatangan kawan-kawan dan atas sumbangan kalender. Ketum juga menyampaikan bahwa rekening Panitia Kepengurusan CDOB Tayan sudah dibuat sehingga masyarakat yang ingin membantu secara financial akan biaya bisa mentransfer lansung ke rekening CDOB Tayan. Selanjutnya pak Ketum menyilakan ketua Lobby koordinator CDOB Tayan Romelius Esto, S.Hut untuk memaparkan informasi terkini dari Pusat pemerintahan kota Jakarta melalui forkonas CDOB Se-Indonesia.

Pertama-tama Romelius Esto, S.Hut selaku Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) Forkonas CDOB menyampaikan bahwa kita sangat kompak bila dibandingkan dengan CDOB daerah lain. Laporan dari forkonas dirangkum oleh ketua Lobby Romelius Esto, S.Hut sebagai berikut:

1. Forkonas menaungi 317 CDOB yang aktif 58 CDOB.
2. CDOB Tayan masuk dalam kepengurusan Forkonas (Ketua Lobby menjabat Wasekjen Forkonas CDOB)
3. CDOB Tayan harus bersinergi dengan CDOB lain yang aktif.
4. Program forkonas kedepan memaksimalkan komunikasi dengan pemda Provinsi. Dengan membentuk forkoda sehingga memaksimalkan komunikasi dengan Bupati dan Gubernur.
5. Khusus Kalimantan Barat agak sulit membentuk forkoda karena CDOB lainnya belum aktif dan belum menyatukan visi misi (kita harus optimis walaupun aktif sendiri)
6. CDOB Tayan harus memperkuat hubungan dengan Bupati dan Gubernur.
7. CDOB Tayan harus ada dana cadangan untuk pengeluaran tidak terduga.

Kembali ke pembahasan Kalender. Harga di patokkan Rp 50.000/100.000 per Kalender dengan ada dua versi untuk kalangan masyarakat dan untuk versi lembaga/Instansi. Ukuran standar kalender 38×52 cm yang akan dipakai dengan komposisi gambar potensi CDOB Tayan 70-75% dan 25-30% text kalender. Gambar yang ditonjolkan adalah Industri yang ada di CDOB Tayan dan potensi-potensi yang ada.

Untuk memaksimalkan kontribusi berbagai kalangan maka akan dicantumkan berbagai logo perusahaan yang beroperasi di kawasan CDOB Tayan. Selanjutnya akan dibentuk juga tim kecil untuk memotret kawasan-kawasan industri CDOB dan desain model Kalender CDOB Tayan. Tim ini dibentuk dari personil 5 kecamatan yaitu Tayan Hilir, Toba, Meliau, Balai dan Tayan Hulu.

Tinggalkan Balasan