Pentingnya berintegritas dalam hidup

Sanggau Informasi

Suatu ketika menteri luar negeri Italia, Franco Frattini, berkunjung ke Beijing, Cina, untuk membahas masalah perdagangan dengan pemerintah Cina. Salah satu hal penting yang dibahas adalah bagaimana menangani penjualan barang-barang palsu. Tetapi di sela-sela acara itu, beliau pergi ke pusat perbelanjaan Beijing untuk membeli jam Rolex palsu. Menurut pers, beliau yang datang mewakili Uni Eropa ini dengan tenang menyatakan bahwa ia membeli jam Rolex palsu. Betapa sulitnya menyatukan kata dan perbuatan.

Hal yang sama juga pernah dilakukan oleh Saul, raja Israel. Saul mengangkat Daud menjadi seorang prajurit yang harus memerangi Filistin dengan janji akan memberikan anaknya sebagai istri Daud. Kenyataannya, setelah tiba saatnya untuk memberikan anaknya, Saul mengingkarinya. Demikian juga ketika Saul berjanji kepada Yonatan, anaknya, untuk tidak membunuh Daud, janji itu diingkari lagi. Perkataan dan perbuatan Saul tidak sepadan. Itu terjadi karena Roh Tuhan telah meninggalkan Saul, dan roh jahat menguasai dia.

Sebagai pengikut Yesus, kita disebut sebagai orang-orang percaya bahkan anak-anak Tuhan. Mengingat sebutan yang demikian istimewa ini, sudah seharusnya apa yang kita katakan harus sesuai dengan perbuatan kita. Inilah yang tidak mudah. Banyak yang hanya berbicara manis saja, dan mereka berpikir itu sudah menjadi berkat bagi sesama. Justru perkataan yang tidak dibuktikan dengan perbuatan akan menjadi batu sandungan bagi sesama. Mari kita evaluasi diri kita, apakah perbuatan kita sudah sesuai dengan perkataan kita sebagai orang-orang yang percaya kepada Yesus? Kalau belum, marilah kita berbenah diri. Tuhan memberkati.

By: Pdt. Roynald Stefly Mumekh, S.Th.
(Jika berkenan bisa dishare ke yang lain)

Bagi anda yang ingin mendapatkan layanan pastoral lebih lanjut, silakan hubungi: 085395218038; 085691000519

Bagi anda yang tergerak memberi taburan, bisa langsung ke salahsatu nomor rekening pelayanan berikut ini:
BCA,
acc: 792-04-7943-4;
BRI,
acc:5189-01-009698-532;
Mandiri,
acc: 102-00-0481904-8

Pos Terkait:

Komentar