Pemdes Desa Subah bagikan Desinfektan kepada semua Kawil

Kepala desa Subah Yulianus Atin hari ini Senin 30 Maret 2020 mengumpulkan jajaran pemdes Subah dan Kawil untuk membagikan Desinfektan untuk tangkal penyebaran Covid-19. Sosialisasi pentingnya penanganan lokal terkait penyebaran Virus Corona sangatlah penting untuk lebih waspada, antisipasi. Yulianus Atin menghimbaukan bahwa masyarakat harus berkerjasama dan jujur memberi keterangan karena Desa Subah sangat dekat dengan kota Pontianak yang mana sudah ditetapkan sebagai tranmisi lokal penyebaran Covid-19.

Pada situasi yang dikatakan genting saat ini pak kades Yulianus Atin membentuk Gugus Tugas Covid-19 Desa Subah yang mana melibatkan jajaran petugas Desa dan anak muda. Setiap kampung atau dusun dibentuk satuan tugas untuk memantau dan mendata masyarakat yang keluar atau datang dari daerah yang diduga rentan paparan Covid-19. Selain itu tugas dari gugusan ini juga melakukan penyemprotan desinfektan ke rumah warga, fasilitas umum pada masing-masing wilayah.

 

Pemdes Subah selalu bekerja sama dengan masyarakat dan Nakes (Tenaga Kesehatan) kesepakatan bersama dibentuk demi keamanan dan kenyamanan bersama:

  1. Group Whatsapp dibuat agar tim yang tercantum untuk selalu proaktif untuk memberikan informasi umum dan terkhusus untuk wilayah sekedesaan Subah.
  2. Jika ada warga yang datang dan pergi dari dan atau wilayah yang sudah terpapar ( Pontianak, Sanggau,dll) segera arahkan untuk isolasi diri di rumah saja dengan tetap menjaga standar kebersihan selama 14 hari karena secara otomatis orang tersebut menjadi ODP (Orang Dalam Pantauan).
  3. Jika masa inkubasi 14 hari ada mengalami keluhan demam,batuk, pilek dan sesak nafas  maka, yang bersangkutan tidak boleh langsung disuruh mendatangi pelayanan kesehatan terdekat tapi hubungi dulu via telepon Ibu Margaretha Lili Hp 0856 5420 1957 dan tenaga kesehatan pustu Desa Subah Ibu Yuni Ernawati, A.Md, Keb. Bidan Desa Hp 0857 0554 5206 jika pun ada terapi maka keluarganya yang mengambil obat bukan pasien tersebut, jika makin memburuk segera hubungi nakes via telepon dan akan langsung dirujuk ke RS rujukan Covid-19 (SOP petugas kesehatan Desa Subah).
  4. Kepala Pelaksana Kewilayahan, Ketua-ketua RT, Linmas, Perangkat Adat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, selalu memantau wilayah masing-masing jangan ada lagi masyarakat yang berkumpul, jika ditemui segera arahkan untuk jangan berkumpul dulu untuk sementara waktu bila perlu bubarkan segera. Jika masih ada warung yang buka sampai malam apalagi jadi tempat anak-anak nongkrong arahkan tutup jam 22.00 WIB dan jika ada yang menongkrong ketentuan maksimal 10 orang dengan tetap jaga jarak.
  5. Perusanaan atau pelaku usaha diwilayah Administrasi Desa Subah dilarang menyuruh karyawannya keluar masuk daerah terpapar Covid-19 (Pontianak, Sanggau dll) atau memperkerjakan orang dari luar.
  6. Bagi pelaku usaha yang menjual makanan dan minuman untuk sementara waktu tidak boleh melayani pelanggan seperti biasa (pelanggan duduk) tapi dibungkus supaya pelanggan bisa bawa pulang.
  7. Ketentuan himbauan atau larangan ini berlaku selama penanganan Covid-19 atau berlaku sampai ada pemberitahuan resmi dari Pemda Sanggau atau pihak terkait.

Himbauan ketentuan ini dibuat secara resmi oleh Pemdes Subah dan Petugas Poskedes. Surat diedar ditiap wilayah yang di tandatangani oleh Yulianus Atin Kades Subah, Lukas Ketua BPD dan Bu Yuni Ernawati, A. Md. Keb. sebagai petugas Poskedes Subah.

Pos Terkait: