Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Percepatan Swasembada Bawang Putih Lewat Penanaman Serentak di 14 Polda

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto mendorong percepatan swasembada bawang putih nasional melalui penanaman serentak di 14 Polda.
admin
Penulis / Reporter: admin
⏱️ 4 menit baca
πŸ‘οΈ 0 kali dibaca
Bagikan: πŸ’¬ WhatsApp πŸ“˜ Facebook 𝕏 Post ✈️ Telegram

Dikutip dari siaran pers Kabar Sanggau (Pemerintah Kabupaten Sanggau), Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto mendorong percepatan swasembada bawang putih nasional dengan memastikan peningkatan produksi berjalan beriringan dengan penguatan ekosistem pertanian dan kesejahteraan petani. Dorongan tersebut disampaikan Titiek Soeharto dalam kegiatan penanaman bawang putih secara serentak di 14 Polda, panen raya, serta groundbreaking Gudang Ketahanan Pangan Polri di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Rabu (19/8/2026).

πŸ“‘ Daftar Isi Artikel

Acara strategis tersebut turut dihadiri oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, serta sejumlah perwakilan kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, kelompok tani, dan pemangku kepentingan terkait.

Modal dan Tantangan Mengulang Kejayaan Swasembada

Menurut Titiek, Indonesia memiliki modal yang cukup untuk kembali mencapai swasembada bawang putih. Selain didukung oleh ketersediaan lahan dan petani yang berpengalaman, Indonesia tercatat pernah mencapai masa swasembada bawang putih di masa lampau.

“Indonesia pernah swasembada bawang putih. Tentunya saat ini menjadi tantangan bagi kita semua untuk bagaimana kita mengulang kejayaan yang pernah terjadi saat itu,” ujar Titiek sebagaimana dirilis Kabar Sanggau.

Ia menilai momentum penanaman serentak di 14 Polda harus menjadi awal gerakan yang konsisten dan berkelanjutan. Program ini tidak boleh berhenti sekadar pada kegiatan seremonial, melainkan harus dilanjutkan dengan perencanaan yang matang, pendampingan intensif, penguatan produksi, hingga penyerapan hasil panen yang jelas.

Skala Penanaman dan Potensi Produksi

Berdasarkan laporan resmi tersebut, kegiatan penanaman bawang putih serentak ini mencakup lahan seluas 279,5 hektare yang tersebar di 59 Polres pada 14 Polda. Aksi ini melibatkan 110 kelompok tani serta 2.174 petani, dengan potensi produksi mencapai sekitar 2.795 ton bawang putih.

Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) tercatat sebagai wilayah dengan lahan penanaman terluas yakni 120 hektare dan potensi produksi 1.200 ton. Wilayah berikutnya adalah Polda Sumatera Selatan seluas 81 hektare dengan potensi 810 ton, serta Polda Jawa Barat seluas 44,58 hektare dengan potensi produksi 445,8 ton. Sementara itu, Polda Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tengah dijadwalkan menyusul melakukan penanaman pada September dan Oktober 2026 menyesuaikan masa tanam lokal.

Penguatan Ekosistem Hulu hingga Hilir

Titiek menegaskan bahwa peningkatan luas tanam harus diiringi dengan pembangunan ekosistem bawang putih yang menyeluruh dari hulu hingga hilir. Dukungan sarana produksi kepada petani harus mencakup penyediaan benih unggul, pupuk, alat dan mesin pertanian, pembiayaan, teknologi, serta pendampingan yang tepat sasaran.

“Dukungan sarana produksi harus benar-benar sampai kepada petani, meliputi benih unggul, pupuk, alat dan mesin pertanian, pembiayaan, teknologi, serta pendampingan dengan memperhatikan ketepatan jumlah, waktu, dan sasaran,” jelasnya.

Selain aspek produksi, kepastian pasar juga menjadi sorotan utama agar petani memperoleh kepastian harga dan keuntungan yang layak. Pemerintah didorong untuk memiliki roadmap swasembada bawang putih yang jelas dan terukur, mencakup target luas tanam, produktivitas, produksi, dukungan anggaran, hingga pembagian peran dan tanggung jawab antarpihak.

Panen Raya dan Fasilitas Pascapanen di Sembalun

Di Kecamatan Sembalun, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan panen raya bawang putih pada lahan seluas 105 hektare dengan potensi hasil mencapai 1.050 ton yang melibatkan sembilan kelompok tani dan 287 petani.

Guna memperkuat sektor pascapanen, dilakukan pula peletakan batu pertama (groundbreaking) Gudang Ketahanan Pangan Polri seluas 250 meter persegi berkapasitas penyimpanan 300 ton bawang putih. Fasilitas ini diharapkan mampu menjaga kualitas hasil panen serta mendukung proses penyerapan dan distribusi yang optimal.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menambahkan bahwa penguatan ketahanan pangan ini merupakan wujud tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto agar Indonesia mampu mandiri di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian.

Sumber berita: Kabar Sanggau (Pemerintah Kabupaten Sanggau) β€” Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Swasembada Bawang Putih, Tanam Serentak di 14 Polda

πŸ“Œ
Sumber Informasi & Transparansi Redaksi

Artikel ini dihimpun dan ditulis ulang secara independen oleh Redaksi SanggauInformasi dengan merujuk pada publikasi / siaran resmi berikut:

β€’ Media / Instansi: Kabar Sanggau (Pemerintah Kabupaten Sanggau)
β€’ Judul Asli: “Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Swasembada Bawang Putih, Tanam Serentak di 14 Polda”
β€’ Tautan Publikasi: https://kabar.sanggau.go.id/2026/08/19/ketua-komisi-iv-dpr-ri-dorong-swasembada-bawang-putih-tanam-serentak-di-14-polda/
πŸ›‘οΈ Komitmen Redaksi: Redaksi SanggauInformasi menjunjung tinggi kejujuran jurnalistik dan menolak rekayasa berita. Setiap rujukan resmi kami cantumkan secara transparan agar pembaca dapat memverifikasi fakta langsung ke sumber aslinya.


Eksplorasi konten lain dari Sanggau Informasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

✍️ Laporkan Kesalahan / Usulkan Koreksi Artikel

Menemukan kekeliruan fakta, penulisan, atau sumber pada artikel ini? Laporkan kepada tim redaksi kami:

Suka artikel ini? Bagikan kepada teman: πŸ’¬ WhatsApp πŸ“˜ Facebook 𝕏 Post ✈️ Telegram
admin
DITULIS OLEH

admin

Jurnalis Sanggauinformasi.com yang meliput berbagai informasi masyarakat, pemerintahan, ekonomi, pendidikan, sosial, dan peristiwa di Kabupaten Sanggau.

Lihat semua artikel oleh admin β†’
🏠 Home πŸ“‘ Radar 24H πŸ“’ Iklan Baris