Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPP Polri) di wilayah Kalimantan Barat resmi menetapkan kepengurusan baru untuk periode mendatang. Penetapan ini menjadi momentum penting bagi organisasi dalam memperkuat peran strategisnya sebagai wadah pembinaan generasi putra-putri Polri yang berintegritas, berdaya saing, serta berkontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.
Dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-V yang diselenggarakan pada 27 Januari 2026 di Aula Graha Khatulistiwa, Mapolda Kalimantan Barat, Karolin Margret Natasa kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pengurus Daerah XV KBPP Polri Kalimantan Barat masa bakti 2026–2031. Pemilihan ini mencerminkan kepercayaan penuh dari seluruh peserta Musda terhadap kepemimpinan, kapasitas, dan rekam jejak Karolin dalam membangun organisasi secara konsisten dan berkelanjutan.
Musda ke-V tersebut berlangsung dalam suasana demokratis, solid, dan penuh semangat kebersamaan. Seluruh peserta menyepakati arah baru organisasi yang lebih modern, adaptif, dan responsif terhadap tantangan zaman. Forum ini tidak hanya menjadi ajang pemilihan kepemimpinan, tetapi juga ruang konsolidasi gagasan untuk memperkuat posisi KBPP Polri sebagai organisasi strategis di Kalimantan Barat.
Secara visi dan misi, KBPP Polri Kalimantan Barat diarahkan menjadi “kawah candradimuka” bagi putra-putri Polri, yakni tempat pembentukan karakter, kompetensi, kepemimpinan, serta daya saing generasi muda. Organisasi ini juga menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergitas dengan Polda Kalimantan Barat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui pendekatan kolaboratif dan partisipatif.

Dukungan dari institusi kepolisian terlihat kuat dalam pelaksanaan Musda tersebut. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakapolda Kalimantan Barat, Brigjen Pol. Roma Hutajulu, yang menekankan pentingnya transformasi organisasi menuju KBPP Polri yang solid, modern, profesional, dan mampu menjawab dinamika sosial yang terus berkembang di tengah masyarakat.
Melalui unggahan di media sosial Facebook, Karolin Margret Natasa menyampaikan pesan kepemimpinannya dengan penuh makna. Ia menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan kepadanya bukan sekadar jabatan, melainkan amanah untuk bekerja lebih sungguh-sungguh. Ia juga menekankan bahwa kepemimpinan perempuan harus membawa nilai inklusivitas, kolaborasi, dan keberpihakan pada kerja nyata, serta menjadikan KBPP Polri sebagai organisasi yang tidak hanya kuat secara internal, tetapi juga hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Dengan kepengurusan baru periode 2026–2031, KBPP Polri Kalimantan Barat diharapkan mampu tampil sebagai organisasi yang solid, terbuka, dan relevan dengan tantangan zaman. Semangat kolaborasi, transformasi, dan pengabdian kepada masyarakat menjadi fondasi utama untuk membangun KBPP Polri Kalbar sebagai kekuatan sosial yang berkontribusi nyata bagi keamanan, persatuan, dan pembangunan daerah.
Eksplorasi konten lain dari Sanggau Informasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

