Lompat ke konten

JEJAK SEORANG PEREMPUAN DAYAK: Srikandi Dayak yang Mengabdi dengan Hati

  • oleh

Selamat Jalan, Katharina Lies, S.Pd. Katharina Lies, S.Pd bukan sekadar seorang perempuan Dayak yang pernah duduk di kursi DPRD Provinsi Kalimantan Barat. Ia adalah sosok ibu, pendidik, aktivis gereja, dan pejuang masyarakat yang hidupnya dekat dengan rakyat kecil, mendengar, berjalan, dan merasakan langsung denyut kehidupan masyarakat pedalaman Kalimantan Barat.

Lahir dan tumbuh dalam nilai budaya Dayak yang kuat, Katharina Lies dikenal sebagai pribadi yang tenang namun tegas. Senyumnya sederhana, tetapi pikirannya tajam. Dalam setiap perjumpaan dengan masyarakat, ia lebih banyak mendengar daripada berbicara. Baginya, politik bukan sekadar jabatan, melainkan jalan pengabdian.

Latar belakangnya sebagai seorang pendidik membentuk karakter beliau menjadi pribadi yang sabar, teliti, dan memiliki perhatian besar terhadap masa depan generasi muda. Dunia pendidikan bukan hal asing baginya. Ia memahami bahwa kemajuan daerah tidak hanya dibangun dengan infrastruktur, tetapi juga melalui manusia-manusia yang cerdas, bermoral, dan memiliki keberanian menjaga identitas budayanya sendiri.

Di luar dunia pendidikan dan politik, Katharina Lies juga dikenal sebagai seorang aktivis Gereja Katolik yang aktif dalam berbagai kegiatan pelayanan dan kehidupan umat. Ia adalah pribadi yang memegang teguh nilai iman, kasih, dan pengabdian. Kehadirannya di tengah gereja bukan untuk dilihat, tetapi untuk melayani. Ia percaya bahwa hidup yang berarti adalah hidup yang menjadi berkat bagi sesama. Nilai-nilai Kristiani itulah yang membentuk kelembutan hati, kepedulian, dan ketulusannya dalam menjalani kehidupan.

Dalam perjalanan politiknya, Katharina Lies pernah menjadi anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat. Namun bagi banyak orang yang mengenalnya, jabatan bukanlah hal yang paling melekat pada dirinya. Yang paling diingat adalah caranya menghargai orang lain, kesederhanaannya, serta kepeduliannya kepada masyarakat tanpa membeda-bedakan status sosial.

Ia hadir bukan sebagai politisi yang gemar mencari sorotan, tetapi sebagai sosok yang bekerja dalam ketulusan. Di tengah kerasnya dunia politik, Katharina Lies tetap mempertahankan kelembutan seorang ibu dan hati seorang guru. Ia memahami bahwa suara masyarakat bukan sekadar angka dalam pemilu, melainkan amanah yang harus diperjuangkan.

Kepergian beliau meninggalkan luka dan kehilangan mendalam, terutama bagi keluarga, sahabat, umat gereja, dan masyarakat yang pernah merasakan ketulusan pengabdiannya. Sosoknya mungkin telah berpulang, tetapi jejak pengabdiannya akan tetap hidup dalam ingatan banyak orang.

Kini, Katharina Lies telah kembali ke pangkuan Sang Pencipta. Semoga Tuhan menerima segala karya dan kebaikannya, mengampuni segala kekhilafannya, serta menempatkan beliau dalam damai abadi bersama para kudus di Surga.

Moses Thomas


Eksplorasi konten lain dari Sanggau Informasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Dalam era digital yang terus berkembang, keberadaan media online independen semakin penting untuk memberikan informasi yang terpercaya dan up-to-date. Salah satu platform yang berkontribusi memberikan informasi valid di Kabupaten Sanggau adalah SanggauInformasi.com. Media ini telah muncul sebagai sumber informasi yang memuat berita mengenai pejabat, politik, kepala desa, artis, tokoh masyarakat, serta informasi barang dan jasa.

Free counters!

Jam Dinas

Start online 2019. Powered By Jason Agency.
Hosting By Hostinger.