Gebrakan DAD Tayan Hilir terkait rekrutmen tenaga kerja BUMN PT Antam dan PT ICA

Tayan Hilir, Selasa 3 Desember 2019. Victorianus Yanto Laung ketua DAD Tayan Hilir bersama kepala desa Nadi kades Tebang Benua, Toni Kades Sungai Jaman, Bison Kades Bunut, Kilung kades Cempedak, Loleksius kades Sejotang, Atin kades Subah, divisi hukum DAD Alung dan Anton dan beberapa tokoh Dayak lainnya tatap muka berkunjung atau audiensi dengan PT. Antam dan ICA. Terkait permasalahan yang kerap merugikan putra daerah. Hasil audiensi diresum sebagai berikut:

  1. Tenaga Kerja
  • PT. Antam adalah korporasi BUMN, maka dalam rekrutmen tenaga kerja mengikuti regulasi pemerintah yaitu mengikuti ujian secara nasional, terutama tenaga kerja kompetensi,
  • Sedangkan Tenaga kerja outsourcing merupakan otonomi unit lokal dengan mengakomodasi tenaga lokal.
  • Rekrutmen tenaga lokal dibuat secara porposional dimana daerah terdampak (Ada 6 desa terbagi untuk 3 desa kec. Tayan, 3 desa kec. Toba) atau disebut ring 1 mempunyai kuota lebih banyak, setelah itu baru ring 2, dan berikutnya baru ring 3.

Pos Terkait:

Komentar