Berdasarkan rilis resmi Kabar Sanggau (Pemerintah Kabupaten Sanggau), jajaran kepolisian dari Polsek Batang Tarang melakukan verifikasi dan pengecekan lapangan terhadap empat titik hotspot dengan intensitas medium yang terpantau di wilayah Kecamatan Batang Tarang, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Rabu (19/8/2026).
Langkah pemeriksaan ini dilakukan sebagai upaya deteksi dini guna memastikan kondisi titik panas di lapangan serta mencegah potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meluas. Kegiatan pengecekan yang berlangsung mulai pukul 16.00 WIB hingga 18.00 WIB tersebut melibatkan personel Polsek Batang Tarang, yaitu Aiptu Imam Syafii, Aipda Feri Effendi, dan Bripda Yudi C. Ardi, dengan mendatangi langsung koordinat hotspot yang terpantau.
Pemeriksaan di Empat Titik Lokasi Berbeda
Petugas menyambangi titik pertama yang berada di Dusun Tae, Desa Tae, Kecamatan Batang Tarang, pada koordinat 0.18161431, 110.03623962. Berdasarkan hasil pemeriksaan, area seluas sekitar 0,9 hektare tersebut digunakan oleh masyarakat untuk kegiatan penanaman padi, dan saat petugas tiba, api sudah dalam kondisi padam.
Pengecekan berikutnya dilakukan di Dusun Bael, Desa Senyabang, pada koordinat 0.15179333, 110.18049622. Di lahan seluas kurang lebih satu hektare yang dimanfaatkan untuk menanam padi ini, petugas memastikan tidak ada lagi api yang menyala. Titik ketiga berlokasi di Dusun Mak Ijing, Desa Tae, dengan koordinat 0.17654417, 110.03713226, yang juga merupakan lahan pertanian seluas satu hektare untuk penanaman padi dengan kondisi api yang telah padam.
Sementara itu, titik keempat terletak di Dusun Mungguk Tampui, Desa Bulu Bala, Kecamatan Batang Tarang, pada koordinat 0.11230911, 110.17343140. Lahan seluas sekitar 0,8 hektare yang dimanfaatkan untuk menanam padi tersebut juga dipastikan telah aman karena api sudah padam sepenuhnya.
Koordinasi dengan Perangkat Desa dan Warga
Selain memeriksa kondisi fisik lokasi, personel kepolisian turut melakukan pendataan dan pengumpulan informasi dengan berkoordinasi bersama perangkat desa serta warga setempat. Dari hasil pengumpulan informasi di lapangan, lahan pada empat titik tersebut digunakan untuk kegiatan pertanian penanaman padi.
Masyarakat setempat juga dilaporkan telah berkoordinasi terlebih dahulu dengan perangkat desa maupun pengurus adat sebelum melakukan aktivitas pembukaan lahan. Pembukaan lahan dilakukan dalam satu area yang tidak melebihi dua hektare secara gotong royong menggunakan peralatan tradisional seperti ember dan solo.
Imbauan Kepolisian untuk Mencegah Karhutla
Kapolsek Batang Tarang Ipda Miskun, SH., MH., menyatakan bahwa pengecekan langsung ini sangat penting untuk mencocokkan informasi hotspot dengan kondisi nyata di lapangan agar potensi kebakaran dapat ditangani sejak dini.
“Empat titik hotspot yang kami verifikasi berada pada kategori medium. Setelah dilakukan pengecekan langsung, seluruh titik sudah dalam kondisi padam. Kami tetap melakukan pendataan dan koordinasi dengan pemerintah desa serta masyarakat agar tidak terjadi pembakaran yang tidak terkendali,” ungkap Ipda Miskun.
Pihaknya juga mengingatkan masyarakat agar senantiasa berhati-hati dalam setiap aktivitas yang berpotensi menimbulkan api, memastikan bara api benar-benar padam, serta tidak meninggalkannya begitu saja demi menjaga lingkungan dan aktivitas di Kecamatan Batang Tarang tetap aman dan kondusif.
Sumber berita: Kabar Sanggau (Pemerintah Kabupaten Sanggau) — Empat Hotspot Terpantau di Batang Tarang, Polisi Turun Langsung Pastikan Api Padam
Sumber Informasi & Transparansi Redaksi
Artikel ini dihimpun dan ditulis ulang secara independen oleh Redaksi SanggauInformasi dengan merujuk pada publikasi / siaran resmi berikut:
| • Media / Instansi: | Kabar Sanggau (Pemerintah Kabupaten Sanggau) |
| • Judul Asli: | “Empat Hotspot Terpantau di Batang Tarang, Polisi Turun Langsung Pastikan Api Padam” |
| • Tautan Publikasi: | https://kabar.sanggau.go.id/2026/08/19/empat-hotspot-terpantau-di-batang-tarang-polisi-turun-langsung-pastikan-api-padam/ |
Eksplorasi konten lain dari Sanggau Informasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.