Detik kehidupan tidak akan bisa mundur, ini caranya supaya tidak bertubi-tubi menyesal

sanggau informasi

Ada sebuah drama seri Taiwan yang berjudul Deja Vu, yang bercerita tentang kisah cinta dua sejoli, Lu Xie Wei dan Xu Hai Lin. Kisah cinta mereka berakhir setelah Xie Wei melamar Hai Lin, sebab pada malam itu mereka mengalami kecelakaan dan Xie Wei meninggal. Karena tidak tahan menjalani hari-harinya tanpa Xie Wei, Hai Lin pun bunuh diri. Dan saat berada di alam lain, ia bertemu dengan seseorang yang memberinya pilihan untuk kembali ke dunia atau pergi melewati sebuah pintu yang berarti kematian. Hai Lin pun meminta untuk kembali ke saat ia pertama kali bertemu dengan Xie Wei. Dan permintaan itu dikabulkan, tapi ini hanya terjadi di film.

Hidup kita di dunia ini seperti pesawat yang on air, tidak dapat terbang mundur. Detik yang baru saja berlalu adalah masa lalu yang tidak bisa dikembalikan. Hidup ini bukan tombol backspace pada komputer yang bisa ditekan mundur untuk mengubah kesalahan pengetikan tanpa meninggalkan bekas. Namun Tuhan melengkapi kita dengan pengetahuan, akal budi dan hikmat-Nya. Dengan semua itu, Tuhan menginginkan agar kita menjalani hidup ini dengan baik dan benar.

Hidup dengan baik dan benar adalah salah satu cara kita mempergunakan waktu yang ada. Firman Tuhan yang tertulis dalam Alkitab adalah dasar bagi kita untuk hidup dengan benar. Penyesalan tidak pernah datang di awal, tempatnya selalu ada di akhir, tepatnya setelah kita menghadapi risiko dari perbuatan kita. Jangan mengharapkan kita kembali ke masa lalu, tetapi jadikan masa lalu sebagai pelajaran, sehingga masa kini menjadi lebih baik. Tuhan memberkati.

By: Pdt. Roynald Stefly Mumekh, S.Th
(Jika berkenan bisa dishare ke yang lain)

Bagi anda yang ingin mendapatkan layanan lebih lanjut, silakan hubungi: 085395218038; 085691000519

Bagi anda yang tergerak memberi taburan, bisa langsung ke salahsatu nomor rekening pelayanan berikut ini:
BCA,
acc: 792-04-7943-4;
BRI,
acc:5189-01-009698-532;
Mandiri,
acc: 102-00-0481904-8

Pos Terkait:

Komentar