30 Personel Brimob Mabes Polri Diperbantukan ke Kabupaten Sanggau untuk Perkuat Penanganan Karhutla

Sebanyak 30 personel Korps Brimob Mabes Polri resmi diperbantukan ke Kabupaten Sanggau untuk memperkuat pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
admin
Penulis / Reporter: admin
⏱️ 2 menit baca
πŸ‘οΈ 0 kali dibaca
Bagikan: πŸ’¬ WhatsApp πŸ“˜ Facebook 𝕏 Post ✈️ Telegram

Polres Sanggau menerima tambahan kekuatan sebanyak 30 personel dari Korps Brimob Mabes Polri. Kedatangan puluhan personel tersebut bertujuan untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah hukum Polres Sanggau, Kalimantan Barat.

πŸ“‘ Daftar Isi Artikel

Rombongan personel bantuan ini tiba di Mapolres Sanggau pada Rabu, 26 Agustus 2026, sekitar pukul 15.30 WIB. Penyambutan dilakukan melalui apel penerimaan di lapangan Mapolres Sanggau pada pukul 15.45 WIB yang dipimpin langsung oleh Kapolres Sanggau AKBP Kadek Ary Mahardika, S.I.K., M.H., serta diikuti oleh para pejabat utama, perwira staf, personel Polres Sanggau, dan satu peleton personel Brimob Polri di bawah pimpinan IPDA Safrudin MT.

Dukungan Operasi Aman Nusa II

Penugasan 30 personel Brimob ini merupakan bagian dari dukungan operasi Aman Nusa II. Langkah tersebut diambil guna menghadapi potensi serta kejadian karhutla yang masih menjadi perhatian serius di sejumlah wilayah di Kabupaten Sanggau.

Kapolres Sanggau AKBP Kadek Ary Mahardika menyatakan bahwa kehadiran tambahan personel ini adalah bentuk penguatan operasional kepolisian dalam mengantisipasi karhutla, khususnya di daerah dengan tingkat kerawanan yang lebih tinggi. Seluruh personel yang diterjunkan diminta untuk segera beradaptasi dengan kondisi geografis, karakteristik wilayah, serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) setempat.

Pembagian Wilayah Penugasan

Dalam menjalankan tugasnya di Kabupaten Sanggau, 30 personel Brimob tersebut dibagi ke dalam tiga kelompok penugasan yang disesuaikan dengan tingkat kebutuhan:

  • Kecamatan Tayan Hilir: Sebanyak 16 personel diperbantukan untuk wilayah ini.
  • Kecamatan Sekayam: Sebanyak 10 personel ditempatkan untuk memperkuat pengamanan dan penanganan.
  • Polres Sanggau: Sebanyak 4 personel disiagakan untuk mendukung operasional di tingkat polres.

Personel yang ditugaskan di Tayan Hilir dan Sekayam dijemput langsung oleh kapolsek masing-masing untuk segera berkoordinasi dengan jajaran di tingkat lokal.

Fokus Pencegahan dan Respons Cepat

Kapolres Sanggau menegaskan bahwa tugas personel Brimob tidak hanya terbatas pada pemadaman api ketika terjadi kebakaran, tetapi juga mencakup langkah-langkah pencegahan preventif. Hal ini meliputi kegiatan patroli, pemantauan titik-titik rawan, serta memberikan respons cepat terhadap laporan dari masyarakat.

Sinergi yang kuat antara jajaran Brimob, Polres Sanggau, polsek, pemerintah daerah, TNI, BPBD, serta masyarakat sangat diandalkan agar ancaman karhutla dapat ditekan secara maksimal tanpa menimbulkan dampak luas bagi lingkungan dan kesehatan warga.

Durasi Penugasan

Rencananya, penugasan 30 personel Brimob Mabes Polri di Kabupaten Sanggau ini akan berlangsung selama kurang lebih 14 hari ke depan. Kendati demikian, masa penugasan tersebut bersifat fleksibel dan dapat diperpanjang sewaktu-waktu sesuai dengan perkembangan situasi serta kebutuhan operasional di lapangan.


Sumber informasi: Kabar Sanggau (Pemerintah Kabupaten Sanggau)


Eksplorasi konten lain dari Sanggau Informasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

✍️ Laporkan Kesalahan / Usulkan Koreksi Artikel

Menemukan kekeliruan fakta, penulisan, atau sumber pada artikel ini? Laporkan kepada tim redaksi kami:

Suka artikel ini? Bagikan kepada teman: πŸ’¬ WhatsApp πŸ“˜ Facebook 𝕏 Post ✈️ Telegram
admin
DITULIS OLEH

admin

Jurnalis Sanggauinformasi.com yang meliput berbagai informasi masyarakat, pemerintahan, ekonomi, pendidikan, sosial, dan peristiwa di Kabupaten Sanggau.

Lihat semua artikel oleh admin β†’
🏠 Home πŸ“‘ Radar 24H πŸ“’ Iklan Baris